BOP Pertama di Bandung di tahun 2008

bogor2.jpgTahun 2008 merupakan tahun yang menggairahkan bagi para agen PTSMS yang berada wilayah bandung khususnya wilayah jawa barat pada umumnya. Hal ini terlihat dari kegiataan yang baru saja dilakukan oleh para agen yang sebagian besar belum seumur jagung ini ternyata berhasil mengundang 30 orang untuk mendengarkan presentasi ABG dan MP PTSMS, hal yang menarik pada acara ini juga di hadiri oleh calon-calon agen yang berasal dan pangalengan, cianjur, dan berebes jawa tengah. acara yang dilaksanakan di Hotel Angrek – Jl. riau Bandung berakhir pada pukul 11 malam.

Hasil dari acara ini terdapat 5 orang agen yang langsung menyatakan diri ingin mendaftar dan menggembangkan bisnis PTSMS serta kegiataan – kegiataan lain yang cikal-bakalnya berasal dari para peserta yang telah hadir di acara ini. Presentasi yang dibawakan oleh Perwakilan PT. SMS yaitu bpk. Yopy Halomoan diikuti presentasi produk oleh bpk. agus heru, dan kesaksian-kesaksian yang dibawakan oleh bpk. steve ghunu dari NTT), ibu Tamyid, dan bpk yanto.

Kegiataan ini memberikan dampak yang positif dan akan terus dilakukan secara simultan, bravo pertanian indonesia. (yh)

Iklan

Pertemuan ABG dilaksanakan di Bogor.

simarmata3.jpgPertemuan antara akademisi yang diwakili oleh UNPAD, busisnes yang diwakili oleh PT. SMS dan Goverment yang diwakili oleh Kementrian RISTEK dan dinas pertanian dan perikanan Kab. Bogor dilaksanakan pada tanggal 8 Januari 2008 di Kantor dinas kab.bogor di cibinong.

Kegiatan yang merupakan jadwal pertemuan rutin bulanan seluruh jajaran pertanian dan perikanan di kab.bogor yang dilakukan setiap bulannya di ikuti dengan presentasi IPAT BO yang dilakukan langsung oleh penemunya Prof. DR.IR. T. Simarmata, MS dari UNPAD Bandung. Kegiataan yang dimulai setelah makan siang berakhir pada pukul 17.00 sore merupakaan kegiataan yang jarang terjadi dimana semua PPL dan kepala-kepala kantor UPT yang ada tetap bertahan sampai dengan acara selesai. kegiataan yang baik ini juga tidak terlepas dari kerja keras bapak Dadang yang merupakan Asisten deputi bidang RIPTEK dari kementrian riset dan teknologi.

Hasil dari acara ini akan dilaksanakannya program GO IPAT di kabupaten bogor pada tahun 2008 sesuai dengan program peningkatan pangan yang di targetkan 25-50% gabah kering pada tahun ini. sebagai pendahuluan akan dicobakan lahan seluas 8000 m diwilayah kantor UPT sindangbarang yang dikepalai oleh bpk. Ganda pada akhir bulan januari 2008. (yh)

Teknologi Peningkatan Produkdi-ABG Kacang Panjang

1.      Persiapan dan pengolahan lahan.

Lakukan pengolahan lahan dengan cara dicangkul atau ditraktor, seperti yang biasa dilakukan, hingga lahan siap tanam, dengan jarak tanam (25×60) cm atau (30×75) cm. Setelah itu buat bedengan dengan lebar (80–100) cm, dan buat saluran air dengan lebar 30 cm dan dalam 30 cm, dengan panjang bedengan (4–5) m, atau disesuaikan dengan ukuran lahan.

  Baca lebih lanjut

Teknologi Peningkatan Produksi ABG Kacang Kedelai

1.      Persiapan lahan dan inokulasi dengan pupuk hayati.

Lakukan pengolahan lahan dengan membersihkan dari sisa-sisa akar dan rumput-kacang2.jpgrumputan dengan cara dicangkul atau ditraktor, seperti yang biasa dilakukan, hingga lahan siap tanam, dengan jarak tanam (20×20) cm, (30 x20) cm atau (40×15) cm. Lubang tanam dibuat sedalam 3 cm menggunakan tugal, dan ditanam dengan (2–3) biji/lubang. Untuk menghemat pupuk Urea, gunakan pupuk hayati ABG-SOYA, yaitu bakteri penambat N khusus kacang kedelai (Bradyrhizobium sp). Gunakan 1 bungkus ABG-SOYA per 8 kg benih, atau 5 bungkus ABG-SOYA/ha. Benih terlebih dahulu dibasahi dengan air bersih, kemudian tambahkan Inokulan ABG-SOYA sesuai dengan dosis anjuran pada tempat yang teduh dan bersih. Aduklah hingga Inokulan ABG-SOYA melekat merata pada benih

Baca lebih lanjut